Rabu, 17 April 2013

Komponen Sistem Informasi Berbasis Komputer

Diposkan oleh Vecha_cUte di 12.11 0 komentar

Sistem informasi merupakan kumpulan dari sub-sub sistem yang saling berhubungan satu sama lain, dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna.
Sub-sub sistem merupakan pengelompokkan dari beberapa komponen yang lebih kecil, bagaimana mereka berkelompok tergantung kepada interprestasi mereka. Karena itu adanya variasi dalam pengelompokkan jangan dijadikan masalah, yang penting disini adalah semua sub komponen yang mereka kelompokkan kalau dirinci pada dasarnya sama. Karena di dalam suatu sistem informasi kalau salah satu unsur tidak ada maka sistem informasi tersebut mungkin tidak akan terwujud terlepas dari bagaimana pengelompokkan tersebut dilakukan.

Enam Komponen Sistem Informasi:
 Perangkat Keras (Hardware)
Membahas tentang komponen-komponen sistem informasi, baik itu sistem informasi manajemen atau sistem informasi akuntansi, hardware biasanya ditempatkan pada pembahasan pertama. Hardware ini merupakan peralatan phisik yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, memasukkan, memproses, menyimpan dan mengeluarkan hasil pengolahan data dalam bentuk informasi. Perlu diketahui hardware tidak menentukan tapi membantu jalannya sistem informasi manajemen/ akuntansi.
Pembahasan mengenai hardware akan berkurang maknanya saat kita mencoba menterjemahkannya kedalam bahasa Indonesia menjadi perangkat keras. Akibatnya kita sering mendengar semua yang keras-keras disebut sebagai hardware . berbicara mengenai hardware disini kita fokuskan kepada hardware dalam konteks Teknologi Informasi. Untuk tidak mengurangi makna yang telah dijelaskan, maka dalam pembahasan ini tidak akan memaksakan untuk menterjemahkan istilah-istilah bahasa inggris kedalam bahasa inonsia. Karena seringkali terjemahan tersebut rancu kedengarannya dan juga sulit untuk dapat digunakan sebagai bahasa komunikasi sehari-sehari. Misalnya Motherboard lucu rasanya kalau diterjemahkan kedalam ‘papan induk’ dan anda mungkin akan dianggap orang awam sekali kalau anda mencoba dating ke pusat perbelanjaan barang-barang elektronik dan menanyakan ‘apakah ada papan induk?’
Didalam bab ini terdapat beberapa hardware yang juga merupakan bagian dari komponen lain suatu sistem informasi seperti jaringan komunikasi dan sistem database. Pembahasan mengenai hardware-hardware tersebut disini untuk menunjukkan adanya saling keterkaitan antar komponen-komponen tesebut yang biasanya hal ini menjadi persoalan tersendiri yang membingungkan para pembaca yang baru mempelajari masalah sistem informasi.
1. Bagian Input (Input Device)
Peralatan input merupakan alat-alat yang dapat digunakan untuk memasukkan data kedalam komputer. Ada beberapa contoh peralatan yang dapat digunakan untuk memasukkan data, seperti untuk memasukkan data berbentuk teks (ASCII) atau berbentuk image (gambar), suara, video (gambar bergerak dan suara) dan penunjuk (pointer). Alat-alat ini umumnya baru bias bekerja kalau ada driver (hardware dan software) yang bentuknya terpisah atau built in dalam motherboard.
2. Bagian Pengolahan Utama dan Memori
CPU (Central processing unit) yang selama ini mungkin dikenal yang berbentuk kotak segi empat.
• Prosesor (Processor/CPU)
Prosesor atau CPU merupakan jantungnya sistem komputer, tapi walaupun demikian processor ini tidak akan memberi manfaat tanpa komponen pendukung lainnya.
• Hubungan CPU Dengan Komponen Lainnya
Seperti yang telah dijelaskan bahwa CPU tidak bisa bekerja sendiri. CPU akan bekerja dengan bantuan komponen pendukung lainnya.
• Memori (Memory)
Memori sebagai tempat penyimpana, pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu:
 Memori utama
 Memori kedua atau tambahan
• Bus
Bus merupakan kabel-kabel yang tersusun dengan rapih sekali dan digunakan sebagai menghubungkan antara CPU dengan primary storage. Bus digunakan untuk mentransfer data atau informasi dari memory ke berbagai macam peralatan input, output atau dengan kata lain bus merupakan suatu sirkuit yang digunakan sebagai jalur transformasi informasi antara dua atau lebih alat-alat sistem komputer.bus yang menghubungkan antara CPU dengan Primary Storage disebut Internal Bus. Sedangkan bus yang menghubungkan CPU dengan peralatan input/output disebut External Bus.
• Cache Memory
Agar supaya CPU bisa bekerja lebih efisien dan mengurangi waktu yang terbuang para produsen CPU mengembangkan apa yang namanya Cache. Cache berfungsi sebagai buffer (media penyesuai) antara CPU yang berkecepatan tinggi dan memori yang memiliki kecepatan lebih rendah. Tanpa Cache memori CPU harus menunggu data dan instruksi diterima dari main memory atau menunggu hasil pengolahan selesai dikirim ke main memory baru proses selanjutnya bisa dilakukan. Cache memory diletakkan diantara CPU dengan main memory.
• Driver Card
Merupakan papan rangkaian tercetak yang berfungsi untuk memperluas kemampuan (ekspansion) suatu sistem komputer. Misalnya untuk menambah kemampuan komputer agar bisa mengeluarkan suara yang baik maka harus ditambah dengan Sound card, untuk meningkatkan kualitas penampilan layar monitor maka harus pasang ‘SXGA Card’ sedangkan kalau ingin dihubungkan dengan printer, Disk maka harus dipasang multi I/O nya, dan untuk bisa berhubungan dengan computer lain maka harus dipasang ‘network card’. Card-card ini didalam motherboard dipasang pada ‘ekspantion slot’.
3. Bagian Output (Output Device)
Peralatan output merupakan peralatan-peralatan yang digunakan untuk mengeluarkan informasi hasil pengolahan data.
• Printer
• Layar monitor
• Head Mount Display (HMD)
• LCD (Liquid Cristal Display Projector)
• Speaker
4. Bagian Komunikasi
Peralatan komunikasi adalah peralatan-peralatan yang harus digunakan agar komunikasi data bisa berjalan dengan baik.

 Perangkat Lunak (Software)
Software merupakan kumpulan dari program-program yang digunakan untuk menjalankan komputer. Sedangkan yang dimaksud dengan program adalah serangkaian instruksi atau perintah kepada komputer yang dilakukan secara sistematis. Dalam bagian ini Software terbagi ke dalam dua kelompok yaitu software sistem yang terdiri dari sistem operasi, compiler dan interpreter serta software aplikasi yang terdiri dari software aplikasi sistem informasi manajemen/akuntasi dan software aplikasi lainnya yang dimaksudkan untuk membantu sistem informasi manajemen/ akuntasi suatu organisasi.
1. Definisi Software
Software adalah kumpulan dari program-program yang digunakan untuk menjalankan aplikasi tertentu pada komputer, sedangkan program merupakan kumpulan dari perintah-perintah komputer yang tersusun secara sistematis.
2. Pengelompokkan Software
Perangkat lunak sistem merupakan kumpulan dari perangkat lunak yang digunakan untuk mengendalikan sistem komputer yang meliputi sistem operasi (Operating System), Interpreter Compiller (Kompiler).
3. Operating Sistem
Operating sistem (sistem operasi) berfungsi untuk mengendalikan hubungan antara komponen-komponen yang terpasang dalam suatu sistem komputer misalnya antara keyboard dengan CPU, dengan layar monitor dan lain-lain.
4. Interpreter dan Compiller
Interpreter merupakan software yang berfungsi sebagai penterjemah bahasa yang dimengerti oleh manusia kedalam bahasa yang dimengerti oleh komputer (bahasa mesin) perintah per perintah. Di masyarakat, interpreter ini lebih dikenal sebagai bahasa.
5. Perangkat Lunak Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi merupakan software jadi yang siap untuk digunakan. Software ini dibuat oleh perusahaan perangkat lunak tertentu (Software house) baik dari dalam maupun luar negeri yang umumnya berada di Amerika.

 Brainware
Brainware atau sumber daya manusia (SDM) merupakan bagian terpenting dari komponen Sistem informasi (SI) dalam dunia bisnis yang dikenal sebagai Sistem informasi manajemen. Komponen sumber daya manusia ini dengan komponen lainnya merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan komponen lainnya didalam suatu sistem informasi (SI).
SDM bagian sistem informasi merupakan sumber daya manusia yang terlibat dalam pembuatan sistem informasi, pengumpulan dan pengolahan data, pendistribusian dan pemanfaatan informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi tersebut. SDM sistem informasi ini dengan sistem informasi manajemennya memberikan layanan kebutuhan informasi manajemen perusahaan.
1. SDM Sistem Informasi dan Organisasi
Sumber daya manusia merupakan sumber daya yang terlibat dalam pembuatan sistem informasi, pengumpulan dan pengolahan data, pendistribusian dan pemanfaatan informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi tersebut.
2. Pemilik Sistem Informasi
Sistem informasi apapun yang ada di suatu organisasi, baik itu besar ataupun kecil pasti ada pemiliknya. Untuk sistem informasi besar, pemiliknya dapat merupakan gabungan dari karyawan dengan manajemen suatu organisasi. Sedangkan untuk sistem informasi yang kecil biasanya dimiliki oleh perseorangan karena seringkali yang menjadi pemilik dan penggunanya orang yang sama.
Selain pemilik informasi, para pemakai sistem informasi pun sebagian besar merupakan orang-orang yang hanya akan menggunakan sistem informasi yang telah dikembangkan seperti operator dan manajer (end user).
Perancang sistem informasi pun bertugas menganalisis sistem berjalan, mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh manajemen/pengguna SIM perusahaan dan selanjutnya merancang SIM berdasarkan keinginan pengguna. Rancangan ini merupakan blueprint yang digunakan oleh pembuat/teknisi seperti programmer/administrator jaringan dalam membuat program dan membangun sistem informasi manajemen.
Pembangunan (builder), pemahaman tentang pembuat disini berbeda dengan arti pembuat yang dipahami oleh kebanyakan orang Indonesia. Di Indonesia pembuat itu yang membuat/yang melakukan, tapi masyarakat dunia menilai pembuatan adalah yang merancang. Contohnya Toyota buatan Jepang akan tetapi dikerjakannya di Jawa Barat Indonesia.
3. Kelompok Executive dan Staff
Para executive bertanggung jawab terhadap perencanaan dan pengendalian organisasi untuk jangka panjang (sering disebut sebagai strategis) didalam sistem informasi. Pimpinan pada posisi ini bias dipimpin oleh seorang manajer sistem informasi atau seorang wakil presiden, tergantung kepada kesepakatan yang dibuat dalam organisasi tersebut.
Manajer executive seringkali melihat satu tahun kedepan atau kebelakang. Mereka meneliti arah perkembangan, membangun rencana jangka panjang dan kebijaksanaan organisasi serta mengevaluasi sejauh mana organisasi dapat melaksanakannya.
4. Fungsi Yang Berorientasi Kepada Pemakai
Manajer pengembangan sistem informasi manajemen yang mengembangkan software aplikasi akuntasi memiliki tanggung jawab dalam pengembangan dan pemeliharaan program-program aplikasi. Prioritas utamanya adalah melakukan upaya pengembangan yang direncanakan atai dibangun oleh manajemen tingkat atas. Akan tetapi, manajer pengembangan sistem informasi pun memiliki fleksibilitas dalam pengembangan project yang skalanya tidak besar seperti pemeliharaan aplikasi.
5. Pengendalian Intern dan Efisiensi
Posisi ini umumnya berhubungan dengan SDM bagian Sistem informasi akuntasi dimana tanggung jawab mereka sangat dekat dengan bagian pengolahan data untuk mengolah data transaksi. Artinya pengendalian intern dan efisiensi itu bertanggung jawab dalam mengamankan harta kekayaan perusahaan melalui berbagai cara.

 Posedur (Procedure)
1. Prosedur
Prosedur merupakan rangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan cara yang sama. Prosedur penting dimiliki bagi suatu organisasi agar segala sesuatu dapat dilakukan secara seragam. Pada akhirnya prosedur akan menjadi pedoman bagi suatu organisasi dalam menentukan aktivitas apa saja yang harus dilakukan untuk menjalankan suatu fungsi tertentu. Dengan adanya prosedur yang memadai maka dapat dilakukan pengendalian aktivitas perusahaan sehingga resiko penyimpangan dapat dihindari. Pada saat suatu prosedur akan ditetapkan untuk diterapkan maka barang siapa yang tidak melakukannya dapat dianggap sebagai pelanggaran bukan kesalahan prosedur.
2. Aktivitas
Whitten mengatakan aktivitas merupakan fungsi dari sistem informasi. Sedangkan Winograd dan Flores menyatakan bahwa melakukan aktivitas pada dasarnya melakukan suatu kegiatan berdasarkan informasi yang masuk dan persepsi yang dimiliki tentang informasi tersebut. Dalam suatu organisasi perusahaan aktivitas dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: Aktivitas bisnis dan aktivitas sistem informasi. Karena itu, informasi yang tidak berkualitas beresiko mengaburkan pandangan pengambil keputusan sehingga keputusan yang diambil salah dan proses bisnis menyimpang.
3. Fungsi
Fungsi merupakan kumpulan aktivitas yang mendukung operasi bisnis perusahaan. Mereka biasanya meliputi beberapa aktivitas berbeda yang saling membantu untuk hal-hal yang sifatnya lebih umum.
Pemilik sistem melihat fungsi bisnis mereka berdasarkan tujuan arganisasi dan lebih spesifik ke sasaran yang harus dicapai.
Sasaran merupakan target yang lebih spesifik dengan kriteria yang jelas untuk membantu mencapai tujuan.

 Basis data (Database)
Manajemen data merupakan bagian dari manajemen sumber daya informasi yang membantu perusahaan agar sumber daya informasi yang dimilikinya mencerminkan secara akurat sistem phisik yang diwakilinya. Masalah yang dihadapi dalam manajemen data ini seringkali diawali dengan masalah menentukan data apa yang harus dimasukan untuk diolah. Setelah data tersebut dapat ditentukan maka langkah selanjutnya adalah menentukan bagaimana agar data yang diperoleh itu dapat mencerminkan keadaan atau peristiwa yang sebenarnya sehingga pada akhirnya akan diperoleh informasi yang berkualitas.
1. Database
Data adalah fakta baik dalam bentuk angka-angka, huruf-huruf atau apapun yang dapat digunakan sebagai input dalam proses untuk menghasilkan informasi. Seperti apa yang telah dijelaskan bahwa apakah suatu fakta itu merupakan data atau bukan sangat ditentukan oleh informasi apa yang dibutuhkan. Fakta apapun yang tidak dapat diolah menjadi informasi tidak dapat dijadikan sebagai data. Suatu fakta mungkin merupakan data untuk saat ini tapi bukan untuk saat yang lain, atau suatu fakta merupakan data untuk suatu bagian mungkin bukan untuk bagian yang lain. Fakta sendiri merupakan hasil persepsi manusia terhadap peristiwa yang dapat di inderanya.
2. Media dan Sistem Penyimpanan Data
Data dalam sistem informasi manajemen berbasis komputer tersimpan dalam dua media penyimpanan, yaitu dalam media penyimpanan utama (main storage media) dan media penyimpan kedua/tambahan/sekunder (secondary storage media). Media penyimpanan utama umumnya bersifat volatile artinya akan hilang saat listrik sebagai sumber energy tidak ada. Masyarakat sering mengatakan media penyimpan utama ini sebagai memori contohnya RAM (random akses memori). Memori ini bisa digunakan untuk menampung data dan kemudian data tersebut bias dimanipulasi serta diakses oleh pemakai komputer. Akan tetapi ada juga memori yang tidak hilang pada saat sumber energi untuk komputer dimatikan bahkan datanya tidak dapat dihapus misalnya ROM (read only memori) atau memori yang hanya dibaca, sedang data yang ada didalamnya dimasukkan oleh pabrik. Jenis memori lainnya adalah EPROM (Erasable and programmable memory) atau jenis ROM yang bias dihapus dan diisi kembali.
Sedangkan media penyimpanan data sekunder, dikenal ada dua macam media penyimpan, yaitu: Media penyimpan data berurutan, media penyimpan data langsung.
3. Sistem Pengolahan
Ada dua cara mengolah data yang biasa dilakukan dalam siste manajemen data saat ini, yaitu pengolahan secara Batch dan pengolahan secara on-line.
a. Pengolahan secara Batch
Pengolahan secara batch (mengumpulkan lebih dahulu) merupakan sistem pengolahan data transaksi dengan cara mengumpulkan terlebih dahulu data transaksi yang terjadi, kemudian pada waktu yang telah ditentukan data transaksi tersebut sekaligus diproses, biasanya sambil merevisi data.
b. Pengolahan secara On-line
Pengolahan secara on-line (pengolahan langsung) merupakan sistem pengolahan data transaksi dimana setiap data yang masuk secara langsung satu persatu diolah. Pada saat yang bersamaan biasanya juga dilakukan proses untuk memperbaharui file master. Istilah lain yang kadang-kadang digunakan adalah pemrosesan transaksi. Pengolahan secara on-line dikembangkan untuk memperoleh informasi yang selalu mutakhir.
4. Organisasi Database
Organisasi data pada database tradisional memiliki tujuan agar sistem informasi secara efektif memberikan informasi yang akurat, relevan, tepat waktu dan lengkap.

 Teknologi Jaringan Telekomunikasi
1. Perkembangan Teknologi Jaringan Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah penggunaan media elektronik atau cahaya untuk memindahkan data atau informasi dari satu lokasi ke satu atau beberapa lokasi lain yang berbeda. Dunia saat ini berada pada pertengahan era revolusi telekomunikasi yang memiliki dua komponen yaitu: Perubahan yang sangat cepat dalam teknologi komunikasi dan sama pentingnya adalah perubahan dalam kepemilikan,kendali atau control dan pemasaran layanan telekomunikasi.
2. Komponen-Komponen dan Fungsi dari Sistem Telekomunikasi
Sistem telekomunikasi merupakan kumpulan hardware dan software yang sesuai (compatible) yang disusun untuk mengkomunikasikan berbagai macam informasi dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
a) Komponen sistem telekomunikasi
 Komputer (Host) untuk mengolah informasi
 Terminal yang memantau peralatan input/output untuk mengirim dan menerima data
 Saluran komunikasi (Kabel, Telepon, Udara)
 Pengolah komunikasi (Communication processor: Modem, Controller, Multiplexer, dan front end processor) yang membantu mengirimkan dan menerima data
 Software komunikasi yang mengontrol aktivitas input, output dan mengelola fungsi lainnya dalam jaringan komunikasi
b) Fungsi sistem telekomunikasi
Fungsi dari sistem komunikasi adalah untuk mengirim dan menerima data dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
3. Topologi Jaringan Telekomunikasi
Network topology adalah bentuk atau konfigurasi dari sistem jaringan. Ada empat topology yang umum digunakan yaitu:
• Star Network
Merupakan konfigurasi jaringan computer yang berbentuk bintang.
• Bus Network
Jaringan komputer ini memiliki konfigurasi yag membentuk garis. Dalam jaringan ini tidak ada induk komputer yang mengontrol jaringan komputer secara keseluruhan.
• Ring Network
Sama halnya dengan bus network, jaringan ini tidak terpusat pada induk komputer. Sehingga kalau salah satu komputer tidak berfungsi tidak akan mengganggu komputer yang lain.
• Hibryd Network
Konfigurasi jaringan komputer ini merupakan gabungan dari berbagai konfigurasi.
4. Jaringan Berdasarkan Geografi
Pembagian sistem jaringan berdasarkan kepada geografinya dapat dibagi menjadi :
o Local area network (LAN)
LAN merupakan jaringan yang ada pada lokasi tertentu misalnya satu ruang atau satu gedung. Jadi LAN bisa merupakan satu jaringan atau gabungan dari beberapa sistem jaringan yang terpadu.
o Wide area network (WAN)
WAN merupakan jaringan yang tersebar kebeberapa lokasi. Bisa terdiri dari satu sistem jaringan dan juga bisa merupakan gabungan dari beberapa sistem jaringan. Beberapa aplikasi lain dari WAN adalah metropolitan area network (MAN).
5. Penggunaan Telekomunikasi untuk Memenangkan Persaingan
Telekomunikasi telah menolong persoalan yang disebabkan oleh masalah geografi dan waktu sehingga memungkinkan organisasi untuk mempercepat produksi dan pengambilan keputusan tentang produk baru misalnya atau masuk ke pasar baru serta menciptakan hubungan baru dengan pelanggan dan supplier. Keen (1986) menyatakan bahwa apabila perusahaan gagal dalam mempertimbangkan masalah telekomunikasi dalam rencana strategisnya maka perusahaan tersebut akan jatuh.
 Aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan :
 Surat elektronik (elektronik mail)
 Surat suara (voice mail)
 Mesin fax (facsimile machines)
 Layanan informasi digital (digital information services)
 Teleconferencing, dataconferencing dan videoconferencing
 Perpindahan data secara elektronik (electronic data interchange)
 Perangkat untuk kerja berkelompok (groupware)
 E-commerce dan e-business

Salah Satu Pengelompokkan Lainnya adalah:
 Data (Data)
 Orang-orang (Brainware)
 Aktivitas (Avtivities)
 Jaringan (Network)
 Teknologi (Technology)
 

Ve_Mutia Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare